3 Manfaat dan Khasiat Tanaman Rumput Mutiara

Nama tanaman rumput mutiara mungkin masih asing di telinga kita. Namun, para pakar pengobatan herbal sudah familiar dengan jenis tumbuhan yang satu ini. Rumput mutiara merupakan salah satu tanaman liar yang sebenarnya mudah ditemukan di beberapa tempat. Tanaman yang memiliki nama latin Oldenlandia corymbosa l. ini masuk ke dalam familiRubiaceae. Tanaman ini memiliki nama lain di beberapa daerah seperti rumput siku-siku, lidah ular, katepan dan sebagainya. Rumput ini dapat tumbuh subur di tanah yang lembab, pinggir jalan, dan pekarangan rumah. Rumput mutiara sudah sejak lama digunakan sebagai salah satu bahan ramuan obat herbal untuk mengatasi masalah kesehatan karena manfaat dank khasiat yang ditawarkannya.

rumput mutiara

Rumput mutiara memiliki ciri-ciri yang diantaranya penampakan tegak atau condong, setiap sisinya bercambang mulai dari pangkal batang dengan tinggi mencapai 0,05-0,6 m. Batang rumputnya berbentuk persegi empat dan gundul dengan sisik yang sangat pendek dan bercabang yang tebalnya mencapai 1 mm. Daunnya relatif kecil dengan panjang kurang lebih 2-5 cm dengan ujung runcing dan memiliki tulang daun hanya satu di tengah. Akarnya merupakan akar tunggang yang memiliki diameter garis tengah kurang lebih 1 mm. Rumput mutiara mengandung dua senyawa aktif yang digunakan sebagai salah satu bahan dasar obat tradisional atau herbal. Dua senyawa tersebut yakni asam ursolat dan asam uleanolat. Kedua senyawa ini telah teruji untuk mencegah perkembangan dan pembelahan sel-sel kanker ke tahap lanjut atau stadium yang lebih ganas. Selain itu rumput mutiara juga mengandung flavonoid dan iridoid yang bermanfaat untuk meregenerasi sel hati yang baru dan sebagai anti mikroba. Selain kegunaan untuk menyembuhkan penyakit yang tertera seperti di atas, rumput mutiara dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakit lain. Berikut 5 manfaat dan khasiat tanaman rumput mutiara:

  1. Mengobati hepatitis
    Hepatitis merupakan proses peradangan pada liver atau hati. Masyarakat mengenal penyakit sakit ini sebagai penyakit kuning. Orang yang mengidap penyakit hepatitis umumnya memiliki gejala seperti merasa lelah, tidak nafsu makan, sakit kepala, muntah sampai akhirnya gejalanya pun tampak jelas dari warna bola mata, warna kuku, langit-langit mulut yang menguning. Rumput mutiara dapat dijadikan alternatif untuk mengatasi hepatitis karena kandungan zat di dalamnya yakni anti mikroba mampu menghentikan peradangan akibat virus atau bakteri yang menyerang hati.
  2. Mengatasi infeksi saluran kemih (ISK)
    Infeksi saluran kemih atau yang lebih dikenal dengan nama ISK merupakan suatu kondisi dimana uretra atau saluran kandung kemih mengalami infeksi yang disebabkan oleh bakteri Escherichia coli atau E.coli. Penyakit ini lebih sering menyerang wanita karena wanita memiliki saluran uretra yang lebih pendek. Rumput mutiara telah teruji dapat membantu mengatasi infeksi saluran kemih karena sifatnya yang diuretik yakni kemampuan untuk melancarkan dan meluruhkan kemih sehingga buang air kecil menjadi lancar dan ginjal dapat bekerja secara optimal.
  3. Membantu melawan kanker rahim
    Kanker rahim adalah salah satu dari jenis penyakit kanker yang paling ditakuti terutama wanita. Kanker rahim merupakan penyebab kematian wanita no 1 sebelum kanker payudara di urutan no 2. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kandungan glikosida flavonoid yang terdapat pada rumput mutiara mampu menghentikan penyebaran sel ke organ-organ lain dan menghambat pertumbuhannya.

Sebagai ramuan yang dipercaya sebagai anti kanker, banyak cara yang dilakukan untuk mengolah tanaman ini sebagai obat herbal. Salah satu cara sederhana yang bisa dilakukan adalah dengan mengambil rumput mutiara kurang lebih sebanyak 30-50 gram. Rebus rumput mutiara tersebut dengan menggunakan 3 gelas air dan sisakan menjadi 1 gelas saja. Minum setiap hari selama 1 bulan. Selain itu, penting untuk menghindari makanan cepat saji serta beristirahat cukup untuk pemulihan yang lebih cepat.

Baca Juga :

Mungkin Anda Menyukai