Khasiat Jambu Monyet

Jambu Monyet – atau Jambu Mede (Anacardium occidentale) adalah sejenis tanaman dari suku Anacardiaceae yang berasal dari Brasil dan memiliki “buah” yang dapat dimakan. Yang lebih terkenal dari jambu mede adalah kacang mede, kacang mete atau kacang mente; bijinya yang biasa dikeringkan dan digoreng untuk dijadikan berbagai macam penganan. Secara botani, tumbuhan ini sama sekali bukan anggota jambu-jambuan (Myrtaceae) maupun kacang-kacangan (Fabaceae), melainkan malah lebih dekat kekerabatannya dengan mangga (suku Anacardiaceae).

Tanaman ini dikembangkan terutama untuk dipungut buah sejatinya. Yang dikenal umum sebagai “buah”, yakni bagian lunak yang membengkak berwarna kuning atau merah, sesungguhnya adalah dasar bunga (receptaculum) yang mengembang setelah terjadinya pembuahan. Buah sesungguhnya adalah bagian “monyet”nya yang keras, coklat kehitaman berisi biji yang dapat diolah menjadi makanan; yakni kacang mete yang lezat. Secara tradisional kacang ini biasanya digoreng sebagai nyamikan teman minum teh atau kopi; sedangkan secara modern kini umum dijumpai sebagai pengisi dan penghias penganan semacam coklat dan kue-kuean.

Meskipun dianggap sebagai kacang di dalam dunia boga, dalam ilmu botani kacang mete sebenarnya merupakan biji tunggal dari buah sejatinya. Biji ini dikelilingi oleh cangkang ganda yang mengeluarkan getah yang mengandung urushiol, yang dapat mengakibatkan iritasi pada kulit manusia. Beberapa orang alergi terhadap kacang mete, tetapi sesungguhnya kacang mete jarang mengakibatkan alergi pada manusia jika dibandingkan dengan kacang lainnya.

Ciri-ciri:

  • Akar tunggang hingga mencapai 5 m dan akar serabut menyebar secara horisontal.
  • Batang sejati, berkayu dan keras. Tanaman dapat tumbuh hingga ketinggian 10 – 15 m
  • Daun tunggal, tumbuh pada cabang dan ranting secara selang seling, bentuk daun bulat panjang hingga oval dan membulat atau meruncing pada ujung daun. Panjang daun mencapai 10 – 20 cm , lebar daun 5 – 10 cm, panjang tangkai daun0,5 – 1 m, tulang-tulang daun menyirip. Daun muda berwarna coklat kemerahan hingga pucat sedangkan yang tua berwarna hijau gelap.
  • Bunga tumbuh pada ujung tunas / ranting, tanaman mulai berbunga umur 3 – 5 tahun, jambu mete bisa berbunga sepanjang tahun bila didukung oleh curah hujan yang merata sepanjang tahun, akan tetapi umumnya produksi puncak terjadi 1 tahun sekali. Ukuran bunga kecil, harum, bunga termasuk bunga majemuk, hermaprodit yaitu dalam kuntum bunga terdapat dua jenis, kelamin jantan dan betina.
  • Buah terdiri dari 2 bagian : 1. buah sejati (gelondong mete) dan buah semu (Tangkai buah yang membengkak mirip jambu air). Ukuran panjang gelondong 2,5 – 3,5 cm, lebar ± 2 cm tebal kulit 1 – 1,5 mm, rata-rata berat gelondong 5 – 6 gr. Didalam gelondong terdapat kacang mete (kernel), kernel / kacang mete ini biasa dikonsumsi dalam bentuk kacang mete goreng atau lainnya, kacang mete terdiri dari dua keping berwarna putih.

Penyebaran:
Jambu mete berasal dari daratan Amerika Latin/Selatan, atau lebih tepatnya negara Brasil. Penyebaran jambu mete diawali dengan kedatangan bangsa Portugis di daratan Amerika Selatan pada abad keenambelas yang kemudian membawa tanaman jambu mete ke daerah-daerah koloninya dan daerah persinggahan seperti Mozambique dan India. Pada awal penyebarannya, oleh bangsa Portugis jambu mete hanya digunakan sebagai tanaman penahan erosi pantai. Pada abad kesembilan belas penyebaran tanaman jambu mete telah mencapai Negara-negara di daratan Afrika, Asia, dan Amerika. Sama seperti negara-negara lain di daratan Asia, di Indonesia jambu mete masuk juga dibawa oleh para pelaut portugis yang sedang mencari rempah-rempah di Nusantara

Kandungan :

  • Kandungan Gizi
    – Nilai nutrisi per 100 g (3,5 oz)
    – Energi 2.314 kJ (553 kcal)
    – Karbohidrat 30.19 g
    – Gula 5.91 g
    – Serat pangan 3.3 g
    – Lemak 43.85 g
    – Protein 18.22 g
    – Tiamina (Vit. B1) .42 mg (32%)
    – Riboflavin (Vit. B2) .06 mg (4%)
    – Niasin (Vit. B3) 1.06 mg (7%)
    – Asam Pantotenat (B5) .86 mg (17%)
    – Vitamin B6 .42 mg (32%)
    – Folat (Vit. B9) 25 μg (6%)
    – Vitamin C .5 mg (1%)
    – Kalsium 37 mg (4%)
    – Besi 6.68 mg (53%)
    – Magnesium 292 mg (79%)
    – Fosfor 593 mg (85%)
    – Kalium 660 mg (14%)
    – Zink 5.78 mg (58%)
  • Kandungan Kimia
    – Tanim, anacardic acid dan cardol, yang bermanfaat sebagai antibakteri dan antiseptik.

Manfaat :

  1. Mencegah penyakit anemia
  2. Penangkal radikal bebas
  3. Menyehatkan mata
  4. Obat asma
  5. Mengontrol tekanan darah
  6. Mencegah penyakit jantung
  7. Obat rematik
  8. Mengatasi sariawan
  9. Obat radang tenggorokan
  10. Mengatasi sembelit
  11. Obat diare
  12. Mengatasi disentri
  13. Mencegah penyakit
  14. Melindungi tubuh dari kanker
  15. Penurun kolesterol
  16. Sumber makanan sehat
  17. Makanan ternak
  18. Mengatasi mencret
  19. Obat kencing manis
  20. Mencegah radang mulut

Baca Juga Artikel Tentang :

Mungkin Anda Menyukai