Khasiat Petai Cina yang Ampuh Untuk Menyembuhkan Penyakit

Petai cina atau lamtoro merupakan salah satu tanaman yang biasanya dijadikan pelengkap masakan seperti botok atau pepes. Tanaman sejenis perdu yang berasal dari famili Fabaceae ini juga difungsikan sebagai tanaman pencegah erosi dan penghijauan lahan. Tanaman ini berasal dari Amerika yang wilayahnya memiliki iklim tropis seperti Amerika Tengah dan Selatan. Petai cina sudah dibudidayakan di Indonesia sejak ratusan tahun lalu yang meluas dari pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan dan pulau-pulau lain di Indonesia. Petai cina dapat dikenali dengan bentuk pohonnya yang memiliki tinggi hingga mencapai 20 m, memiliki cabang yang rendah dan banyak, pepagannya berwarna cokelat atau abu-abu dengan bintil-bintil dan berlentisel di sekitarnya. Rantingnya berbentuk bulat torak dengan ujungnya berambut rapat. Bunga petai cina berupa bongkol bertangkai panjang dan majemuk. Dalam setiap bongkol terdapat 100-180 kuntum bunga membentuk bola berwarna putih atau kekuningan berdiameter kurang lebih 12-21 mm. Petai cina dapat tumbuh sumbur hingga ketinggian mencapai 1500 meter di atas permukaan laut.

khasiat petai cina

Petai cina tidak hanya bermanfaat untuk dijadikan bahan pangan yang enak untuk dikonsumsi. Manfaat lain yang bisa diperoleh dari petai cina adalah khasiatnya yang baik untuk tubuh sebagai obat herbal. Di dalam biji atau buah polongnya memiliki kandungan berupa karbohidrat, protein, lemak, vitamin A, vitamin B1, vitamin C, kalsium serta zat besi. Selain itu, petai cina memiliki enzim yang dapat merangsang pembentukan kolagen-kolagen yang baik untuk menjaga keelastisan kulit. Tidak hanya baik untuk kulit, petai cina juga berkhasiat untuk mengatasi masalah kesehatan yang lain. Berikut beberapa khasiat petai cina yang ampuh untuk menyembuhkan penyakit.

  1. Diabetes melitus
    Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula dalam darah dimana organ pankreas tidak mampu menghasilkan hormon insulin sehingga menyebabkan komplikasi jangka pendek maupun jangka panjang pada pasien. Diabetes melitus dibagi menjadi 2 tipe yakni tipe 1 dan tipe 2. Tipe 1 biasanya menyerang seseorang yang usianya di bawah 30 tahun sedangkan tipe 2 menyerang seseorang berusia di atas 30 tahun. Petai cina baik dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus karena mengandung karbohidrat pengganti nasi putih serta menjaga kadar gula darah tetap stabil.
  2. Disentri
    Disentri merupakan infeksi pada saluran usus yang menyebabkan penderitanya mengalami diare disertai dengan darah dan lendir pada tinja. Selain diare, gejala lain yang muncul adalah mual, muntah, kram perut hingga demam. Disentri disebabkan oleh masuknya bakteri amoeba yang terdapat pada makanan atau tempat yang kurang bersih. Sebagai pertolongan pertama, petai cina dapat mengatasi disentri yang menyerang. Kandungan zat besi pada petai cina dapat mengurangi frekuensi buang air besar serta menurunkan volume tinja yang encer.
  3. Cacingan
    Penyakit cacingan sering diderita oleh anak-anak karena kurangnya menjaga kebersihan badan terutama area kuku. Petai cina juga bisa dimanfaatkan sebagai obat cacingan pada anak maupun orang dewasa. Kandungan vitamin B1 (thiamine) terbukti ampuh untuk membasmi cacing yang terdapat dalam usus.
  4. Radang ginjal
    Petai cina juga dapat mengatasi radang ginjal karena mengandung senyawa anti-inflamasi yang berguna untuk mengurangi radang pada ginjal serta sifatnya yang diuretik yang dapat melancarkan frekuensi buang air kecil sehingga racun pada tubuh dapat dikeluarkan.

Baik daun maupun bijinya dapat dimanfaatkan untuk mengobati penyakit-penyakit diatas maupun penyakit lainnya. Cara yang paling umum adalah dengan merebus daun dan bijinya hingga mendidih kemudian saring dan minum air rebusan tersebut secara rutin 2 kali sehari pada pagi dan sore hari. Petai cina juga dapat menjadi alternatif Anda untuk menjaga kesehatan tubuh agar selalu sehat dan tampak prima.

Baca Juga : 

Mungkin Anda Menyukai