Khasiat Pohon Merah

Pohon Merah (Euphorbia puicherrima Willd. Et Klotzsch)

Pohon Merah – Pohon ini merupakan tanaman hias.Sekarang banyak varietasnya yang berasal dari Eropa, dan merupakan hasil pemuliaan. Tanaman lebih pendek, daun lebih lebar dengan warna daun pelindung bermacam-macam, seperti merah, putih atau merah muda.

Ciri-ciri:

  • Perdu tegak, tinggi 1,5-4 m, berkayu, bercabang, bergetah seperti susu.
  • Daun tunggal, bertangkai, letak tersebar, bentuknya bulat telur sampai elips memanjang, yang terbesar kerapkali dengan 2-4 lekukan, ujung dan pangkal runcing, pertulangan menyirip, panjang 7-1 5 cm, lebar 2,5-6 cm, bagian bawah berambut halus, tangkai daun muda warnanya merah, setelah tua hijau.
  • Bunga majemuk berbentuk cawan dalam susunan yang khas disebut cyathium, keluar diujung percabangan.
  • Tiap cyathium berhadapan dengan daun pelindung yang besar, bentuk lanset, warnanya merah, kadang-kadang berwarna kuning.
  • Cyathium tinggi 1 cm, hijau dengan taju merah dan 1 kelenjar besar, pada sisi perut warnanya kuning oranye.
  • Tangkai sari merah oranye.
  • Buahnya buah kotak, panjang 1,5 cm, masih muda hijau, setelah tua coklat. Biji bulat, coklat.

Penyebaran:
Tanaman hias yang asalnya dari Mexico ini dapat ditemukan dari 1-1.400 m dpl, tetapi untuk mendapatkan warna daun yang cerah lebih cocok bila ditanam pada ketinggian sekitar 600 mdpl.

Senyawa:

  • Sifat Kimia: Pahit, sepat, sejuk, sedikit beracun.
  • Efek Farmalogis : Perangsang muntah, melancarkan pengeluaran air susu ibu (galaktagog).
  • Kandungan Kimia: Daun: Alkaloid, saponin, lemak, amylodextrin. Batang: Saponin, sulfur, lemak, amylodextrin, asam format, kanji.

Manfaat:
Bagian yang dapat dimanfaatkan Daun, bunga, atau seluruh tanaman.

Kegunaan:
– lnfeksi kulit, erysipelas.
– Melancarkan haid.
– Air susu ibu sedikit.
– Tulang patah.
– Bengkak karena terpukul.
– Luka luar.

Pemakaian:

  • Untuk minum: 10-15 g, direbus.
  • Pemakaian luar: Secukupnya ditumbuk, tempelkan kebagian yang sakit.

Cara Pakai:

  1. Radang kulit erysipelas:
    Daun secukupnya dicuci bersih lalu ditumbuk sampai halus.
    Balurkan kebagian tubuh yang sakit.
  2. Melancarkan ASI: 10 g bunga dicuci lalu direbus, minum.

Catatan:
Konsultasikan ke dokter bila ingin mengkonsumsi dengan obat lain. Hentikan pemakaian bila terjadi kontraindikasi.

Baca Juga Artikel Tentang :

Mungkin Anda Menyukai