Khasiat Timun Suri

Timun Suri – Mempunyai nama lain adalah mentimun suri, timun betik atau barteh adalah tumbuhan semusim penghasil buah anggota suku labu-labuan (Cucurbitaceae). Buahnya yang setengah masak biasa dijual secara musiman pada bulan puasa (Ramadan) karena daging buahnya menjadi komponen minuman penyegar untuk berbuka puasa. Meskipun demikian, timun suri bukanlah tanaman musiman karena dapat ditanam kapan saja. Timun suri mengandung kalium yang cukup tinggi sehingga sangat bermanfaat untuk menjaga kesegaran tubuh.

Mentimun suri bukanlah mentimun (Cucumis sativus) walaupun bentuk buahnya memanjang dan menyerupai mentimun. Secara morfologi dan sitologi ia tidak sama dengan mentimun. Bentuk daun dan ukuran bijinya lebih mendekati blewah atau melon (C. melo).

Ciri-ciri:

  1. Batang Timun Suri
    Timun suri merupakan tanaman semusim (annual) yang bersifat menjalar atau memanjat dengan perantaraan pemegang yang berbentuk pilin (spiral). Batangnya basah, berbuluh kasar serta berbuku-buku. Dan mempunyai panjang 0,5-2,5 meter, bercabang dan bersulur yang tumbuh di sisi tangkai daun.
  2. Daun Timun Suri
    Daun timun suri berbentuk bulat lebar dan daun tunggal dengan bagian ujung yang runcing menyerupai bentuk jantung, tepi bergerigi. Kedudukan daun pada batang tanaman berselang seling antara satu daun dengan daun diatasnya, bertangkai panjang dan berwarna hijau. Panjang 7-18 cm dan lebar 7-15 cm daun ini tumbuh berselang-seling keluar dari buku-buku (ruas) batang.
  3. Bunga Timun Suri
    Bunga tanaman Cucumis lativus ada yang jantan berwarna putih kekuningan dan bunga betinanya berbentuk seperti terompet yang ditutupi oleh bulu-bulu. Perbungaannya berumah satu (monoecious) dengan tipe bunga jantan dan bunga hermafrodit (banci). Bunga pertama yang dihasilkan, biasanya pada usia 4-5 minggu, adalah bunga jantan. Bunga-bunga selanjutnya adalah bunga banci apabila pertumbuhannya baik. Satu tumbuhan dapat menghasilkan 20 buah, namun dalam budidaya biasanya jumlah buah dibatasi untuk menghasilkan ukuran buah yang baik.
  4. Buah Timun Suri
    Buah timun suri letaknya di bawah dari ketiak antara daun dan batang. Bentuk dan ukurannya bermacam-macam, tetapi umumnya bulat panjang atau bulat pendek. Kulit buah ada yang berbintil-bintil, ada pula yang halus. Warna kulit buah antara hijau keputih-putihan, hijau muda dan hijau gelap.
  5. Biji Timun Suri
    Apabila buah timun suri dibelah memanjang maka akan tampak biji timun suri yang tersusun teratur dibagian tengah buahnya, berjumlah banyak dengan bentuk lonjong meruncing (pipih), kulitnya berwarna putih atau putih kekuning-kuningan sampai coklat. Pada permukaan bijinya terdapat lendir, sehingga bila digunakan sebagai benih harus dikeringkan terlebih dahulu. Biji ini dapat digunakan sebagai alat perbanyakan tanaman

Penyebaran:

Senyawa:
Banyak mengandung vitamin A, vitamin C, kalium, asam linoleat, fluktosa, saponin, potasium, dan magnesium.

Manfaat:

  • Meningkatkan daya tahan tubuh.
  • Menangkal radikal bebas.
  • Menjaga kesehatan mata.
  • Menjaga tekanan darah.
  • Menjaga kesehatan sendi.
  • Mencegah kanker.
  • Mencegah penyakit jantung.
  • Detoksifikasi.
  • Menjaga kesehatan kulit.
  • Meningkatkan kesehatan pencernaan.
  • Sumber energi.
  • Menjaga kesehatan ginjal.
  • Pelapas dahaga.

Tips: 

  • Pemakaian/Konsumsi timun biasanya tidak memiliki kontraindikasi.

Baca Juga Artikel Tentang :