Manfaat Biji Mahoni

Mahoni (Swietenia mahagoni Jacq.)

Mahoni – Tanaman ini merupakan tanaman berkayu keras. Pemanfaatan di masyarakat lebih ke pemanfaatan atau pengolahan batang kayu menjadi perabotan misalnya meja kursi, lemari dan lain-lain. namun selain bermanfaat dari segi batang/kayunya ternyata ada bagian lain dari mahoni yang bermanfaat pula yaitu bijinya. Biji mahoni ternyata memiliki khasiat untuk pengobatan beberapa penyakit.

Ciri-ciri:

  • Pohon, tahunan, tinggi 5-25 m, berakar tunggang, batangnya bulat, banyak bercabang dan kayunya bergetah.
  • Daunnya daun majemuk menyirip genap, helaian daun bentuknya bulat telur, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, tulang menyirip, panjang 3-15 cm.
  • Daun muda berwarna merah, setelah tua warnanya hijau.
  • Bunganya bunga majemuk tersusun dalam karangan yang keluar dari ketiak daun. ibu tangkai bunga silindris, warnanya coklat muda.
  • Kelopak bunga lepas satu sama lain,.bentuknya seperti sendok, warnanya hijau.
  • Mahkota silindris, kuning kecoklatan, benang sari melekat pada mahkota, kepala sari putih, kuning kecoklatan.
  • Mahoni baru berbunga setelah berumur 7 tahun. Buahnya buah kotak, bulat telur, berlekuk lima, warnanya coklat.
  • Biji pipih, warnanya hitam atau coklat.
  • Mahoni merupakan pohon penghasil kayu keras dan digunakan untuk keperluan perabot rumah tangga serta barang ukiran, Perbanyakan dengan biji.

Penyebaran:
Mahoni dapat ditemukan tumbuh liar di hutan jati dan tempat-ternpat lain yang dekat dengan pantai, atau ditanam di tepi jalan sebagai pohon pelindung. Tanaman yang asalnya dari Hindia Barat ini, dapat tumbuh subur bila tumbuh di pasir payau dekat dengan pantai. Syarat lokasi untuk budi daya mahoni diantaranya adalah ketinggian lahan maksimum 1.500 mdpl, curah hujan 1.524-5.085 mm/tahun, dan suhu udara 11-36 C

Senyawa:
Biji Mahoni mengandung Saponin dan flavonoida

  • Saponin, yang bermanfaat sebagai:
    – sumber anti bakteri dan anti virus
    – meningkatkan sistem kekebalan tubuh
    – meningkatkan vitalitas
    – mengurangi kadar gula dalam darah
    – mengurangi penggumpalan darah
  • Flavonoid
    – melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh dan mencegah terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah
    – mengurangi kandungan kolesterol serta mengurangi penumbunan lemak pada dinding pembuluh darah
    – mengurangi kadar risiko penyakit jantung koroner
    – mengandung antiinflamasi (antiradang)
    – berfungsi sebagai anti-oksidan
    – membantu mengurangi rasa sakit jika terjadi pendarahan atau pembengkakan

Manfaat:
Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat adalah biji

Indikasi:
– Tekanan darah tinggi (Hipertensi).
– Kencing manis (Diabetes mellitus).
– Kurang napsu makan,
– Rematik.
– Demam.
– Masuk angin.
– Ekzema.

Pengolahan:

  1. Hipertensi:
    a. 8 gram biji segar diseduh dengan 2 gelas air panas. Setelah dingin disaring lalu dibagi menjadi 2 bagian. Minum pagi dan sore hari.
    b. 1/2 sendok teh serbuk biji mahoni diseduh dengan 1/2 cangkir air panas, tambahkan 1 sendok makan madu. Minum selagi hangat, lakukan 2-3 kali sehari.
  2. Kencing manis:
    1/2 sendok teh serbuk biji mahoni diseduh dengan 1/3 cangkir air panas. Diminum selagi hangat, 30 menit sebelum makan. Lakukan 2-3 kali sehari.
  3. Kurang napsu makan:
    1/2 sendok teh serbuk biji mahoni diseduh dengan 1/3 cangkir air panas, tambahkan 1 sendok makan madu. Minum selagi hangat, lakukan 2-3 kali sehari.
  4. Demam, masuk angin:
    1/2 sendok teh serbuk biji mahoni.diseduh dengan 1/4 cangkir air panas, lalu tambahkan 1 sendok makan madu. Diminum selagi hangat, lakukan 2-3 kali sehari.

Catatan: Konsultasikan dengan dokter bila ingin mengkonsumsi dengan obat lain. Hentikan pemakaian bila terjadi kontraindikasi.

Baca Juga Artikel Tentang :