Manfaat Bunga Matahari

Bunga Matahari (Helianthus Annuus L) adalah tumbuhan terna semusim dari suku kenikir-kenikiran (Asraceae) yang populer dibudidayakan sabagai tanaman hias maupun tanaman penghasil minyak. Bunga matahari sebagai tanaman hias juga sering digunakan sebagai tanaman obat tradisional.

Daerah Penyebaran :
Bunga matahari menyukai tanah yang subur dan hangat. Tumbuhan ini menyukai suasana yang cerah. Mengingat asalnya, tumbuhan ini cocok tumbuh pada tempat dengan iklim subtropik. Di daerah tropika hasilnya tinggi jika ditanam pada dataran tinggi. Di daerah beriklim sedang seperti Eropa tumbuhan ini hanya bisa ditanam pada musim semi hingga musim gugur dan harus dihindari terkena dingin/es.

Untuk dibudidayakan, tanaman ini hidup optimal dengan tingkat kerapatan tanam biasanya 60000 hingga 70000 tanaman per hektar.

Ciri-ciri umum tanaman bunga matahari:
Tumbuhan ini bila ditanam memiliki tinggi 3m sampai 5m tergantung varietasnya. Daun tunggal lebar. Batang biasanya ditumbuhi rambut kasar, tegak, jarang bercabang.

Bunga tersusun majemuk. Terdapat dua tipe bunga: bunga tepi atau bunga lidah yang membawa satu kelopak besar berwarna kuning cerah dan steril, dan bunga tabung yang fertil dan menghasilkan biji. Bunga tabung ini jumlahnya bisa mencapai 2000 kuntum dalam satu tandan bunga. Penyerbukan terbuka (silang) dan dibantu oleh serangga. Pada hari yang cerah, tandan bunga majemuk mengikuti pergerakan harian Matahari (asal nama tumbuhan ini), yang gejalanya disebut heliotropisme. Tumbuhan mendapat keuntungan 10% lebih fotosintesis karena pergerakan ini.

Buahnya bertipe buah kurung (achene). Buah kering berdinding agak keras dan tak terlalu tebal ini sering disangka ‘biji’ bunga Matahari, karena memang tidak dapat dengan mudah dibedakan. Biji yang sesungguhnya terletak di dalam, terlindung oleh buah yang serupa tempurung.

Kandungan
Kandungan kimia yang terdapat pada bunganya antara lain: Quercimeritrin, helianthoside (A,B,C), oleanolic acid, echinocystic acid. Sedangkan dalam bijinya terkandung Beta-sitosterol, prostaglandin E, chlorogenic acid, quinic acid, phytin, 3,4-benzopyrene.

Manfaat Bunga MatahariBagian tanaman yang sering digunakan untuk pengobatan adalah akar, daun, bunga dan biji.

Kegunaan/Manfaat :
Akar bunga matahari berkhasiat untuk mengobati infeksi saluran kencing
– radang saluran nafas (bronchitis)
– batuk rejan (pertussis)
– keputihan (leucorrhoe)
Bagian bunganya sendiri bermanfaat untuk pengobatan tekanan darah tinggi
– mengurangi rasa nyeri pada sakit kepala
– pusing
– sakit gigi
– nyeri menstruasi (dysmenorrhoe)
– nyeri lambung (gastric pain)
– radang payudara (mastitis)
– rheumatik (arthritis)
– sulit melahirkan.
Bagian daun dimanfaatkan sebagai pakan ternak
Bagian biji dimanfaatkan sebagai minyak dan bahan pangan

Baca Juga Artikel Tentang :