Manfaat Bunga Pagoda

Bunga Pagoda – Termasuk salah satu jenis tanaman hias yang biasa ditanam di pekarangan rumah atau taman-taman. Dinamakan bunga pagoda karena bentuk bunganya menyerupai pagoda.

Tanaman ini mempunyai nama ilmiah Clerodendrum japonicum Sweet. Bunga pagoda telah dimasukkan dalam buku daftar tanaman obat berkhasiat, ini bisa dikarenakan sumber atau lokasi terdapatnya bunga pagoda masih berjumlah banyak. Di Indonesia bunga pagoda banyak digunakan sebagai obat wasir tradisional

Ciri-ciri :

  • Perdu meranggas, tinggi 1-3 m.
  • Batangnya dipenuhi rambut halus.
  • Daun tunggal, bertangkai, letak berhadapan.
  • Helaian daun berbentuk bulat telur melebar, pangkal daun berbentuk jantung, daun tua bercangap menjari, panjangnya dapat mencapai 30 cm.
  • Bunganya bunga majemuk berwarna merah, terdiri dari bunga kecil-kecil yang berkumpul membentuk piramid, keluar dari ujung tangkai.
  • Buahnya bulat.
  • Bunga pagoda dapat diperbanyak dengan biji.

Daerah Penyebaran :
Berasal dari daratan China dan menyebar merata di seluruh dunia.

Kandungan Senyawa :
Akar rasanya pahit, sifatnya dingin. Akar bunga pagoda berkhasiat antiradang, peluruh kencing (diuretik), menghilangkan bengkak, dan menghancurkan darah beku. Daun rasanya manis, asam, agak kelat, sifatnya netral. Daun berkhasiat sebagai antiradang dan mengeluarkan nanah. Bunga rasanya manis, sifatnya hangat, berkhasiat sedatif, dan menghentikan perdarahan (hemostatis)

Kandungan Kimia:
– Alkoloid
– Garam Kalium
– Zat Samak

Manfaat :

  1. Mengobati bisul dan koreng
    Ambil daun dan bunga pagoda yang masih segar, cuci bersih dan digiling atau ditumbuk hingga halus. Tambahkan sedikit madu, kemudian diaduk hingga rata. Tempelkan ramuan tersebut diatas bisul atau koreng. Jika sudah kering bisa diganti dua atau tiga kali sehari.
  2. Mengobati susah tidur (insomnia)
    Ambil bunga pagoda kering secukupnya, kemudian digiling hingga menjadi serbuk. Ambil satu sendok teh serbuk tadi, lalu masukkan ke dalam satu seloki arak manis. Aduk rata, lalu minum sekaligus pada malam hari menjelang tidur.
  3. Mengobati Wasir Berdarah
    Cuci bersih 30 gram bunga pagoda dengan usus sapi. Bisa dijadikan sayur atau ditumis. Setelah matang, kuahnya diminum dan usus sapinya bisa dimakan sebagai lauk.

Baca Juga Artikel Tentang :