Manfaat Cabai Merah

Cabai Merah – Salah satu bumbu dapur yang wajib ada, dengan rasa yang pedas banyak yang menyukainya baik untuk campuran sayur ataupun dibuat sambal, walaupun ada juga yang tidak menyukai rasa pedas. Memiliki nama ilmiah Capsicum Annuum L, cabai juga dapat menambah nafsu makan, tanaman ini memiliki bermacam-macam bentuk dan ukuran bahkan warnanya juga dapat berbeda.

Ciri-ciri :

  • Perdu tegak, tinggi 1-2,5 m, setahun atau menahun.
  • Batang berkayu, berbuku-buku, percabangan lebar, penampang bersegi, batang muda berambut halus berwarna hijau.
  • Daun tunggal, bertangkai (panjangnya 0,5-2,5 cm), letak tersebar.
  • Helaian daun bentuknya bulat telur sampai elips, ujung runcing, pangkal meruncing, tepi rata, peutulangan menyirip, panjang 1,5-12 cm, lebar 1-5 cm, berwarna hijau.
  • Bunga tunggal, berbentuk bintang, berwarna putih, keluar dari ketiak daun.
  • Buahnya buah buni berbentuk kerucut memanjang, lurus atau bengkok, meruncing pada bagian ujungnya, menggantung, permukaan licin mengilap, diameter 1-2 cm, panjang 4-17 cm, bertangkai pendek, rasanya pedas.
  • Buah muda berwarna hijau tua, setelah masak menjadi merah cerah.
  • Biji yang masih muda berwarna kuning, setelah tua menjadi cokelat, berbentuk pipih, berdiameter sekitar 4 mm.
  • Perbanyakan tanaman melalui biji

Penyebaran :
Cabai berasal dari Amerika tropis, tersebar mulai dari Meksiko sampai bagian utara Amerika Selatan. Di Indonesia, umumnya cabal dibudidayakan di daerah pantai sampai pegunungan, hanya kadang-kadang menjadi liar.

Kandungan Senyawa:
Buah mengandung kapsaisin, kapsisin, dihidrokapsaisin, vitamin (A, C), damar, zat warna kapsantin, karoten, kapsarubin, zeasantin, kriptosantin, dan lutein. Selain itu, juga mengandung mineral, seperti zat besi, kalium, kalsium, fosfor, dan niasin , minyak lemak, vitamin A, B,dan C. Zat aktif kapsaisin berkhasiat sebagai stimulan. Jika seseorang mengonsumsi kapsaisin terlalu banyak akan mengakibatkan rasa terbakar di mulut dan keluarnya air mata.

Manfaat :
Buah digunakan untuk pengobatan : rematik, sariawan, sakit gigi, :influenza, dan meningkatkan nafsu makan.
Getah daun muda digunakan untuk : mempermudah persalinan.

Pengolahannya :
Untuk obat yang diminum, rebus atau keringkan 0,5-1 g buah, lalu haluskan sampai menjadi serbuk.
Untuk pemakaian luar, rebus 0,5-1 g buah, lalu air rebusannya digunakan sebagai obat kompres. Selain itu, buah cabai dapat dicampur dengan bahan lain untuk obat gosok. Getah daun muda digunakan untuk pengobatan luka, bisul, dan sakit gigi.

CONTOH :

  • Rematik
    Seduh 10 g serbuk buah cabai merah dalam 1/2 gelas air panas. Aduk sampai rata dan diamkan beberapa menit. Hasil seduhannya dibalurkan pada bagian tubuh yang sakit.
  • Luka, bisul
    Oleskan minyak sayur pada beberapa helai daun cabai, lalu layukan di atas api kecil. Tempelkan daun cabai tersebut selagi hangat pada bagian kulit yang terluka.

Baca Juga Artikel Tentang :