Manfaat dan Khasiat Bawang Merah

Bawang merah adalah bawang yang memiliki warna kulit merah ungu dan daging berwarna putih berbentuk seperti cincin. Bawang merah juga merupakan salah satu tanaman yang paling penting dan dapat digunakan sebagai bumbu masakan di setiap bagian dunia. Bawang merah biasanya digunakan untuk membuat acar dengan cuka dan memiliki banyak manfaat kesehatan bagi tubuh. Berikut artikel mengenai manfaat bawang merah untuk kesehatan.

Bawang merah memiliki rasa yang ringan, sementara teksturnya yang renyah. Bawang merah dapat dimakan mentah dan juga dapat panggang, goreng atau tumis selama proses memasak. Disamping itu, kandungan nutrisi dalam bawang merah juga sering digunakan sebagai pengobatan alami yang tidak banyak menimbulkan efek berbahaya.

Asal Usul Bawang Merah

Bawang merah diyakini berasal dari Asia Tengah khususnya Iran dan Pakistan. Orang telah melakukan budidaya bawang merah sejak jaman kuno sekitar 5000 tahun yang lalu. Mesir kuno menggunakan bawang merah untuk membayar pekerja yang membangun piramida dan menempatkan bawang merah di makam raja mereka termasuk makam Tutankhamen. Sejak abad ke-6 bawang merah sangat populer sebagai bumbu di India dan kemudian menyebar ke Eropa dan bagian dunia lainnya.

Biotani :

  • Bunga bawang merah merupakan bunga majemuk berbentuk tandan yang bertangkai dengan 50-200 kuntum bunga.
  • Pada ujung dan pangkal tangkai mengecil dan di bagian tengah menggembung, bentuknya seperti pipa yang berlubang di dalamnya.
  • Tangkai tandan bunga ini sangat panjang, lebih tinggi dari daunnya sendiri dan mencapai 30–50 cm.
  • Bunga bawang merah termasuk bunga sempurna yang tiap bunga terdapat benang sari dan kepala putik.
  • Bakal buah sebenarnya terbentuk dari 3 daun buah yang disebut carpel, yang membentuk tiga buah ruang dan dalam tiap ruang tersebut terdapat 2 calon biji.
  • Buah berbentuk bulat dengan ujung tumpul. Bentuk biji agak pipih. Biji bawang merah dapat digunakan sebagai bahan perbanyakan tanaman secara generatif.
  • Bawang merah mengandung vitamin C, kalium, serat, dan asam folat.
  • Selain itu, bawang merah juga mengandung kalsium dan zat besi.
  • Bawang merah juga mengandung zat pengatur tumbuh alami berupa hormon auksin dan giberelin.
  • Kegunaan lain bawang merah adalah sebagai obat tradisional, bawang merah dikenal sebagai obat karena mengandung efek antiseptik dan senyawa alliin.
  • Senyawa alliin oleh enzim alliinase selanjutnya diubah menjadi asam piruvat, amonia, dan alliisin sebagai anti mikoba yang bersifat bakterisida.

Senyawa aktif :

  • Allisin dan Alliin Senyawa ini juga berfungsi sebagai antiseptik, yaitu menghambat pertumbuhan mikro organisme.
  • Flavonoid sebagai antiinflamasi atau anti radang. Jadi, bawang merah bisa digunakan untuk menyembuhkan radang hati (hepatitis), radang sendi(arthritis), radang tonsil (tonsillitis), radang pada cabang tenggorokan (bronchitis),serta radang anak telinga (atitis media). Flavonoid juga berguna sebagai bahan anti oksidan alamiah, sebagai bakterisida, dan dapat menurunkan kolesterol jahat (LDL) dalam darah secara efektif
  • Alilpropil disulfide senyawa ini juga bersifat hipolipidemik atau mampu menurunkan kadar lemak darah. Khasiat lainnya yaitu sebagai anti radang. Kandungan sulfur dalam bawang merah sangat baik untuk mengatasi reaksi radang, terutama radang hati, bronchitis, maupun kongesti bronchial
  • Fitosterol golongan lemak yang hanya bisa diperoleh dari minyak tumbuh-tumbuhan atau yang lebih dikenal sebagai lemak nabati. Jenis lemak ini cukup aman untuk dikonsumsi, termasuk oleh para penderita penyakit kardiovaskuler.
  • Flavonol bersama kuersetin dan kuersetin glikosida, memiliki efek farmakologis sebagai bahan antibiotic alami. Hal ini dikarenakan kemampuannya untuk menghambat pertumbuhan virus, bakteri, maupun cendawan. Senyawa ini juga mampu bertindak sebagai anti koagulan dan anti kanker.
  • Pektin golongan polisakarida yang sukar dicerna. Oleh karena itu,seperti pada flavonoid, pektin bersifat menurunkan kadar kolesterol. Senyawa ini juga mempunya kemampuan mengendalikan pertumbuhan bakteri.
  • Saponinberperan sebagai anti koagulan, yang berguna untuk mencegah penggumpalan darah. Saponin juga dapat berfungsi sebagai ekspektoran, yaitu mengencerkan dahak.
  • Tripropanal sulfoksida Ketika umbi bawang merah diiris atau dilukai, akan keluar gas tripropanalsulfoksida.

Manfaat Bawang Merah :

1. MENGURANGI KOLESTEROL

2. MENGURANGI PERADANGAN

3. MENINGKATKAN KEKEBALAN TUBUH

4. DETOKSIFIKASI TUBUH

5. MENURUNKAN TEKANAN DARAH

6. MENCEGAH KANKER

7. MENYEMBUHKAN ASMA

8. MENGOBATI INFEKSI

 

Baca Juga Artikel Tentang :