Manfaat dan Khasiat Daun Ki Tolod

Daun Ki Tolod – Tanaman ini (lsotoma longiflora Presi.) seringkali kita jumpai tumbuh liar dipinggir sungai, peinggir selokan, pinggir jalan, tanah kosong. Tanaman ini menyukai habitat yang agak basah/lembab namun terbuka terkena langsung sinar matahari. Ternyata tumbuhan yang hidup liar dan sering dianggap gulma ini mengandung/memiliki manfaat bagi kesehatan.

Ciri-ciri:

  • Terna tegak, tinggi mencapai 60 cm, bercabang dari pangkalnya, bergetah putih yang rasanya tajam dan mengandung racun.
  • Daun tunggal, duduk, bentuknya lanset, permukaan kasar, ujung runcing, pangkal menyempit, tepi melekuk ke dalam, bergigi sampai melekuk menyirip. Panjang daun 5-17 cm, lebar 2-3 cm, warnanya hijau.
  • Bunganya tegak, tunggal, keluar dari ketiak daun, bertangkai panjang, mahkota berbentuk bintang berwarna putih.
  • Buahnya berupa buah kotak berbentuk lonceng, merunduk, merekah menjadi dua ruang, berbiji banyak.
  • Perbanyakan dengan biji, stek batang atau anakan.

Penyebaran:
Tanaman Ki Tolod berasal dari Hindia Barat ini tumbuh liar di pinggir saluran air atau sungai, pematang sawah, sekitar pagar dan tempat-tempat lainnya yang lembab dan terbuka. Ki tolod dapat ditemukan dari dataran rendah sampai 1.100 mdpl.

Kandungan:
Getahnya beracun
Daun tanaman ini mengandung saponin, alkaloid, polifenol dan saponin

Manfaat:
Daun, bunga atau seluruh tanaman.

Guna:

  • Daun:
    – Sakit gigi.
    – Asma, bronkhitis, radang tenggorok.
    – Obat luka. Bunga:
    – Obat tetes mata.
  • Seluruh tanaman:
    – Obat kanker.

Pemakaian:
Untuk minum: 3 lembar daun, direbus.
Pemakaian luar: Daun dicuci bersih lalu dilumatkan, letakkan ditempat yang sakit.

Contoh:

  1.  Bronkhitis, radang tonggorok:
    3 lembar daun segar dicuci bersih lalu direbus dengan 2 gelas air
    bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum.
    Lakukan 2 kali sehari, pagi dan sore.
  2. Sakit gigi:
    2 lembar daun dicuci bersih lalu ditumbuk halus, taruh pada lubang
    gigi yang sakit.
  3. Obat luka:
    Daun segar secukupnya dicuci bersih lalu ditumbuk sampai halus.
    Tempelkan pada luka lalu dibalut dengan kain bersih. Ganti 2-3 kali
    sehari.

CATATAN : Hati-hati dalam menggunakan tanaman ini karena beracun. Penggunaan daun tidak boleh lebih dari 3 helai. Cukup untuk 1 kali minum tidak lebih.

Baca Juga Artikel Tentang :