Manfaat Ekor Kucing atau Akalipa

Ekor Kucing (Acalypha hispida Burm. f.) – juga disebut tanaman akalifa atau akalipa merupakan tanaman perdu yang berbunga. Di Indonsia tanaman ini dikenal dengan nama ekor kucing, tanaman ini juga dikenal di negara lain dengan sebutan philippines medusa, red hot cat’s tail di Inggris atau pokok ekok kucing di Malaysia. Denagn keunikan bentuknya banyak orang menjadikan tanaman ini sebagai tanaman hias.

Ciri-ciri :

  • Perdu, tumbuh tegak, tinggi 1-3 m.
  • Batang bulat, percabangan simpodial, permukaan kasar, berwarna cokelat kehijauan.
  • Daun tunggal, bertangkai panjang, letak berseling. Helaian daun bentuknya bulat telur atau lonjong, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi bergerigi, pertulangan menyirip, panjang 12-20 cm, lebar 6-16 cm, berwarna hijau muda.
  • Bunga berkelamin tunggal dalam satu pohon.
  • Bunga betina berkumpul dalam karangan berbentuk bulir yang keluar dari ketiak daun, bentuknya bulat panjang berjuntai ke bawah, berdiameter 1-1,5 cm, panjang 20-50 cm, berwarna merah.
  • Buahnya bulat, kecil, berambut, berwarna hijau.
  • Biji berbentuk bulat, kecil, berwarna putih kotor.
  • Ekor kucing dapat diperbanyak dengan biji.

Penyebaran :
Ekor kucing merupakan tanaman asli dari Hindia Barat. Umumnya, ditanam sebagai tanaman hias di halaman atau di taman-taman.

Kandungan Senyawa :
Daun mengandung acalyphin, flavonoida, saponin, dan tanin. Bunga mengandung saponin dan tanin

INDIKASI

  • Bunga digunakan untuk pengobatan :
    disentri, radang usus,
    perdarahan, seperti berak darah, muntah darah, mimisan,
    cacingan,
    luka bakar,
    tukak (ulkus) di kaki.
  • Daun digunakan untuk pengobatan :
    bercak putih di kulit karena kehilangan pigmen (vitiligo),
    disentri, batuk darah (hemoptisis), luka berdarah, dan
    sariawan.

CARA PEMAKAIAN
Untuk obat yang diminum, rebus 10-30 g bunga, lalu air rebusannya diminum.
Untuk pemakaian luar, giling daun atau bunga secukupnya sampai halus, lalu tempelkan ke tempat yang sakit.

CONTOH PEMAKAIAN DI MASYARAKAT

  • Vitiligo
    Cuci segenggam daun segar dan kencur seukuran 1/2 ibu jari sampai bersih, lalu giling sampai halus. Balurkan pada bagian tubuh yang berbercak putih, lalu balut. Lakukan pengobatan ini setiap hari.
  • Luka berdarah
    Untuk menutup luka, cuci segenggam daun segar sampai bersih, lalu tumbuk sampai halus. Tempelkan pada luka, lalu balut dengan kain perban.
    Cuci bunga segar dan pinang secukupnya sampai bersih, lalu kunyah. Selama dikunyah, dapat ditambah sedikit jahe, kencur, dan daun pulai yang masih muda.Telan air kunyahannya dan buang ampasnya. Lakukan beberapa kali dalam sehari.
    Giling 30 g bunga segar dan 30 g gula enau sampai halus. Selanjutnya, makan campuran tersebut. Lakukan 3 kali sehari sampai sembuh.

Baca Juga Artikel Tentang :

Mungkin Anda Menyukai