Manfaat Kecipir

Manfaat Kecipir

Manfaat Kecipir

Tanaman kecipir merupakan tanaman sayuran merambat yang memiliki nama latin Psophocarpus tetragonolobus. Bagian pucuk dan polongnya yang dimanfaatkan sebagai sayuran. Tanaman ini memiliki sebutan lain tergantung daerahnya seperti kacang botol, cicipir, biraro dan lain-lain.

Penyebaran
Tanaman ini diperkirakan berasal dari Indonesia dan Papua Nugini. Dapat hidup di daerah dataran tinggi hingga mencapai 1.000 mdpl.

Diskripsi tanaman

  • Batang
    – Tumbuhannya merambat, memanjat atau membelit, membentuk semak yang menahun.
    – Dalam budidaya biasanya diberi penyangga, namun jika dibiarkan akan menutupi permukaan tanah.
    – Batangnya silindris, beruas-ruas, jarang mengayu, hingga 4 m panjangnya.
    – Berakar banyak, dengan akar samping yang panjang, menjalar datar dekat permukaan tanah, sebagian di antaranya menebal, membentuk umbi.
  • Bunga dan karangan bunga
    – Daun-daun majemuk dengan tiga anak daun, duduk daun berselang-seling; Daun penumpu bentuk bundar telur-lanset, panjang lk. 1 cm, tidak rontok; Tangkai daun 3–12 cm, rakis 1,5–5,5 cm.
    – Anak-anak daun berbentuk bundar telur hingga segitiga, 4–15 cm × 3.5–12 cm, membundar atau terpangkas di pangkalnya, meruncing di ujungnya; pertulangan menyirip, warna hijau.
    – Bunga tipe kupu-kupu, dalam karangan berisi 2–10 kuntum yang tumbuh dari ketiak daun, tangkai karangan bunga 5–15 cm, rakisnya 1–10 cm, agak berbulu.
    – Bunga berkelamin dua, bertangkai hingga 5 mm; kelopaknya dengan tabung sepanjang 4–6 mm, bertaju tidak seragam, hingga 2 mm, hijau hingga merah-ungu gelap; mahkota biru, biru pucat, krem, atau kemerahan, dengan bendera hampir bundar atau lonjong-lebar, hingga 4 cm × 3.5 cm, sayap-sayap dan lunasnya sedikit lebih pendek; benang sari 10, dalam dua tukal (9 + 1); bakal buah menumpang.
  • Buah
    – Buah polong bentuk garis atau lonjong memanjang, berbentuk segiempat dengan sudut bersayap yang beringgit, 6–40 cm × 2–3,5 cm, berwarna hijau sewaktu muda dan menjadi hitam dan kering bila tua, berbiji 5–21 butir.
    – Karena bentuknya yang bersayap mirip atau bahkan menyerupai sedikit dengan belimbing, di Sumatera tumbuhan ini dikenal dengan nama kacang bělingbing (Mink.).
    – Bijinya bulat dengan diameter 5–10 mm, berwarna kuning, cokelat hingga hitam, kadang-kadang putih, kadang-kadang berbintik.

Kandungan Senyawa
Biji kecipir memiliki kandungan protein (27,8-36,6%), kandungan lemaknya (14,8-17,9%), kandungan fosfor, kalsium, dan magnesium, karbohidrat, vitamin C, tocopherol (antioksidan)

Manfaat

  1. Anti oksidan
    kandungan tocopherol yang terdapat di dalam tanaman kecipir sangat bagus untuk menangkal radikal bebas yang dapat mengganggu kesehatan tubuh.
  2. Mencegah osteoporosis
    Tanaman kecipir banyak mengandung kalsium yang dibutuhkan untuk penguatan tulang.
  3. Penambah darah
    Zat besi yang terkandung dalam sayuran ini dibutuhkan tubuh untuk memproduksi sel darah merah.
  4. Sumber tenaga
    Kecipir memiliki kandungan karbohidrat yang cukup sehingga sangat cocok bagi orang yang ingin diet nasi.
  5. Mencegah dehidrasi
    Karena kandungan airnya yang lumayan banyak, tanaman ini sangat membantu bilamana tubuh mengalami dehidrasi.
  6. Obat bisul
    Kandungan senyawa pada daun kecipir diayani dapat menyembuhkan peradangan bisul.

Mungkin Anda Menyukai