Manfaat Tanaman Blustu

Blustru mempunyai nama ilmiah Luffa acutangula Roxb atau juga Luffa cylindrice Roem salah satu tanaman yang termasuk familia Cucurbitaceae. Tanaman blustru termasuk tanaman semak yang merambat. Sering ditanam dipekarangan rumah, dipagar atau dirambatkan ke pohon. Tanaman ini mudah sekali ditanam dan tidak perlu perawatan khusus untuk menanam dan merawatnya. Ketika kering buah blustru dimanfaatkan serat keringnya sebagai bahan penggosok perabotan atau peralatan memasak.

Botani Tanaman Blustru :

  • Blustru merambat dengan sulur sulur dan memiliki panjang batang sekitar 3-10 meter.
  • Daun berwarna hijau muda untuk bagian bawah daun dan berwarna hijau tua untuk daun bagian atas serta daun blustru merupakan daun tunggal.
  • Bunga berwarna kuning pada mahkota bunga dan berkelamin tunggal dalam setiap pohon.
  • Buah berbentuk bulat memanjang dengan panjang 10-40 cm serta selindris.
  • Terdapatnya garis tengah disetiap buah dengan ukuran panjang 10 cm.
  • Blustru yang masih muda berwarna hijau yang sering dimanfaatkan sebagai sayuran sedangkan blustru yang sudah tua berwarna coklat yang sering dimanfaatkan sabutnya sebagai alat gosok mencuci perabotan rumah tangga.
  • Blustru memiliki biji dalam buah dengan warna hitam gepeng serta licin.

Kandungan senyawa :

Kandungan blustru Buah blustru mengandung luffein (zat pahit), cucurbitacin, dan citrulline. Bijinya mengandung protein, minyak lemak, a-spinasterol, squalene, dan cucurbitacin B. Getahnya mengandung vitamin B dan C, saponin, lemak, xylan, dan protein. Batang pohon dan daunnya mengandung tannin dan saponin. Bunga blustru mengandung asam aspartat, glutamin, lisin, alanin, dan arginin. Sabut dalam buahnya mengandung mannosan, xylan, galactan, xylose, saponin, galaktosa, selulosa, manitosa, dan vitamin A, vitamin B dan C.

Manfaat/Khasiat :
Senyawa dalam blustru bersifat diuretik, anti-inflamasi, emetik, antelmintik (membasmi cacing perut), laktagoga, dan pencahar ringan. Akarnya memiliki sifat anti-radang, batangnya berguna untuk melancarkan aliran darah. Sabut blustru berkhasiat sebagai analgesik (meredakan nyeri), dan anti-rematik.

  • Mengobati bisul
  • Mengatasi haid yang tidak teratur
  • Mengatasi sesak nafas
  • Meredakan sakit pinggang
  • Mengobati batuk
  • Meredakan migrain
  • Mengobati wasir

INDIKASI

  • Buah digunakan untuk mengatasi:
    demam, rasa haus, batuk sesak, keputihan,haid tidak teratur, air susu ibu (ASI) tidak lancar, sukar buang air besar,perdarahan, seperti air seni berdarah, mimisan, dan bisul.
  • Biji digunakan untuk mengatasi :
    muka,tangan, dan kaki bengkak (edema), batu saluran kencing, cacingan, sakit pinggang, dan wasir.
  • Daun digunakan untuk mengatasi:
    sesak napas, tidak datang haid (amenore), radang testis (orkitis), luka bakar, bisul, kurap, dan digigit ular.
  • Kulit buah digunakan untuk mengatasi:
    bisul, abses daerah rektum (ujung usus besar), dan luka.
  • Bunga digunakan untuk mengatasi:
    batuk disertai sesak, sakit tenggorokan, sinusitis, wasir, dan bisul.
  • Sabut digunakan untuk mengatasi:
    sakit dada, sakit perut, sakit pinggang, rematik sendi, pegal linu, batuk berdahak, tidak datang haid, payudara bengkak, air susu ibu (ASI) sedikit, wasir, radang buah zakar (orkitis), dan bisul.
  • Arang dari sabut digunakan untuk :
    menghentikan perdarahan, seperti perdarahan diluar haid, air seni berdarah, dan berak darah.
  • Akar digunakan untuk mengatasi:
    migrain,sakit pinggang, sakit tenggorokan, bisul yang tidak mau pecah, dan payudara bengkak (mastitis).
  • Batang digunakan untuk mengatasi:
    rasa baal, haid tidak teratur, hidung berlendir, dan bengkak (edema).
  • Tangkai buah digunakan untuk pengobatan:
    cacar air pada anak-anak.

Namun perlu diperhatikan adalah tanaman ini jangan dikonsumsi oleh ibi hamil karena mempunyai efek negatif terhadap ibu hamil dan janin. Juga termasuk orang yang mempunyai masalah limpa. Mengkonsumsi Blustru juga tidak dianjurkan untuk jangka panjang (Konsumsi sebagai obat).

 

Baca Juga Artikel Tentang :