Manfaat Tanaman Daun Duduk

Tanaman Daun duduk adalah jenis daun yang berasal dari tanaman perdu yang tumbuh liar. Walaupun liar, ternyata daun ini memiliki khasiat yang baik untuk kesehatan. Nama latin tanaman daun duduk disebut Desmodium Triquetrum, dalam bahasa Inggris disebut Three-flowered desmodium.

Tanaman ini lebih sering dimanfaatkan daunnya. Daun duduk bentuknya panjang dengan daun sayap yang cukup lebar. Warnanya hijau dengan ujung yang runcing. Jika sudah menua, daun ini berubah warna menjadi warna cokelat. Daun duduk mengandung asam silikat, trigonelin, hipaforin, tannin, saponin, dan flavoinda. Daun ini punya segudang manfaat dan juga khasiat untuk meningkatkan kualitas kesehatan tubuh Anda.

Ciri-ciri :

  • Perdu menahun, tumbuh tegak atau menanjak, tinggi 0,5 – 3 m, dengan kaki yang berkayu.
  • Batang bulat, beruas, permukaan kasar, percabangan simpodial, diameter 2 cm, cokelat.
  • Daun tunggal, berseling, berdaun penumpu, tangkai daun bersayap lebar.
  • Helaian daun lanset, ujung meruncing, pangkal rata, tepi rata, pertulangan menyirip, panjang 10 – 20 cm, lebar 1,5 – 2 cm, masih muda cokelat, setelah tua hijau.
  • Bunga majemuk, malai, keluar dari ujung batang, mahkota berbentuk kupu-kupu warnanya putih keunguan, berambut halus, pangkal berlekatan.
  • Buah polong, panjang 2,5 – 3,5 cm, lebar 4 – 6 mm, berambut, berisi 4 – 8 biji, masih muda hijau, setelah tua cokelat.
  • Biji kecil, bentuk ginjal, warnanya cokelat muda.
  • Perbanyakan dengan biji.

Penyebaran :
Daun duduk dapat ditemukan dari dataran rendah sampai 1.500 m dpl. tumbuh liar di tempat terbuka dengan cahaya matahari yang cukup atau sedikit naungan, serta tidak begitu kering.

Kandungan Senyawa :

  • SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS: Herba ini rasanya sedikit pahit, sejuk. Berkhasiat sebagai pereda demam (antipiretik), anti radang (anti-inflamasi), pembunuh parasit (parasitisid), meningkatkan napsu makan (stomakik), dan peluruh kencing (diuretik).
  • KANDUNGAN KIMIA : Daun tumbuhan ini mengandung tanin, alkaloida hipaforin, trigonelin, bahan penyamak, asam silikat, dan K20. Buah daun duduk mengandung saponin, dan flavonoida, sedangkan akar mengandung saponin, flavonoida, dan tanin.

Manfaat:
BAGIAN YANG DIGUNAKAN :
Seluruh bagian kecuali akar (herba) dapat digunakan.
Pemakaian dalam bentuk segar atau yang telah dikeringkan.

INDIKASI :

  • mencegah pingsan karena udara panas (heat stroke), demam, selesma,
  • radang amandel (tonsilitis), gondongan (parotitis), lelehan nanah (piorea),
  • radang ginjal akut (akut nephritis), sembab (edema),
  • radang usus (enteritis), disentri,
  • infeksi cacing tambang (hookwonn), infeksi cacing pita di hati,
  • keputihan akibat trichomonas (trichomonal vaginitis),
  • muntah-muntah pada kehamilan, kurang gizi pada anak-anak,
  • sakit kuning (ikterik hepatitis),
  • keracunan buah nanas,
  • TBC tulang dan kelenjar limfa, multipel abses,
  • skleroderma,
  • wasir,
  • rematik.

Baca Juga Artikel Tentang :