Manfaat Tanaman Jahe

Tanaman Jahe (Zingiber officinale Rosc.) merupakan salah satu jenis tanaman yang termasuk kedalam suku Zingiberaceae. Nama Zingiber berasal dari bahasa Sansekerta “singabera” dan Yunani “Zingiberi” yang berarti tanduk, karena bentuk rimpang jahe mirip dengan tanduk rusa. Officinale merupakan bahasa latin (officina) yang berarti digunakan dalam farmasi atau pengobatan

Batang jahe merupakan batang semu dengan tinggi 30 hingga 100 cm. Akarnya berbentuk rimpang dengan daging akar berwarna kuning hingga kemerahan dengan bau menyengat. Daun menyirip dengan panjang 15 hingga 23 mm dan panjang 8 hingga 15 mm. Tangkai daun berbulu halus.

Bunga jahe tumbuh dari dalam tanah berbentuk bulat telur dengan panjang 3,5 hingga 5 cm dan lebar 1,5 hingga 1,75 cm. Gagang bunga bersisik sebanyak 5 hingga 7 buah. Bunga berwarna hijau kekuningan. Bibir bunga dan kepala putik ungu. Tangkai putik berjumlah dua.

Ada 3 jenis jahe, antara lain:

  1. Jahe Putih/Kuning Besar atau sering di sebut juga jahe gajah/jahe badak, bentuknya besar dan gemuk, ruasnya lebih mengembung di bandingkan dengan jahe jenis lain dan rasanya tidak terlalu pedas. Daging rimpang berwarna kuning hingga putih.
  2. Jahe Putih/Kuning atau sering di sebut juga jahe sunti atau jahe emprit merupakan jahe yang banyak dipakai sebagai bumbu masakan, ruasnya lebih kecil, agak rata, sedikit agak sedikit mengembung, rasa lebih pedas, seratnya tinggi dan aromanya cukup tajam. Ukuran rimpang sedang dengan warna kuning.
  3. Jahe Merah, jahe jenis ini memiliki Kandungan gingerol-zat antiradang dalam jahe merah lebih tinggi dibanding dua macam jahe lainnya dan rasa paling pedas, ukuran rimpangnya paling kecil dengan kulit warna merah, serat lebih besar dibandingkan dengan jahe biasa.

Kandungan Zat Pada Jahe :
Secara umum jahe memiliki rasa pedas karena mengandung senyawa gingerol. Selain itu memiliki aroma harum dan kuat akibat oleh adanya minyak atsiri yang umumnya berwarna kuning dan sedikit kental. Sedangkan kandungan gingerol dipengaruhi oleh umur tanaman dan agroklimat setempat dimana tanaman jahe tumbuh. Namun secara umum komposisi kimia rimpang jahe dipengaruhi oleh faktor jenis, kondisi tanah, umur panen, cara budidaya, penanganan pasca panen, cara pengolahan, dan ekosistem tempat tanaman ditanam. Dua komponen utama yang terkandung dalam jahe yaitu komponen volatil berupa oleoresin (4,0-7,5%), yang bertanggungjawab terhadap aroma jahe (minyak atsiri) dengan komponen terbanyak zingiberen dan zingiberol. Sedangkan komponen non volatil, penyebab rasa pedas pada jahe salah satunya adalah gingerol

Manfaat Jahe :
1.   Memperlancar proses penernaan
2.   Menghangatkan tubuh
3.   Mengobati batuk
4.   Meyembuhkan nyeri pada perut
5.   Mengobati batu empedu
6.   Mencegah Kanker
7.   Mengurangi Nyeri dan Peradangan
8.   Meredakan Migrain
9.   Meredakan nyeri yang disebabkan sakit gigi
10. Memperlancar sirkulasi darah
11.  Menurunkan kadar kolesterol
12. Mengobati perut kembung
13. Obat anti alergi
14. Obat gula darah dan darah tinggi
15. Obat jantung

Efek samping :
* Diare
* Mulas
* Perut kembungBegah
* Datang bulan lebih berat
* Iritasi kulit

Adapun untuk mengonsumsi jahe dengan obat herbal lainya dalam waktu yang bersamaan, maka hendaknya dilakukan dengan dosis yang tepat, maka sebelum melakukannya Anda perlu berkonsultasi dengan ahlinya (dokter).

Pada penderita batu empedu maka harus konsultasi dengan dokter atau ahli kesehatan jika ingin mengonsumsi jahe. Hal itu karena dikhawatirkan kondisi pasien sedang tidak cocok untuk mengonsumsi jahe.

 

Baca Juga Artikel Tentang :