Tanaman Balsam

Tanaman Balsam

Manfaat Tanaman Balsam

Tanaman Balsam merupakan salah satu tanaman berbatang keras yang digunakan atau dimanfaatkan minyak (Balsam) yang dikeluarkan oleh kulit batang. Mulai umur 5 tahun sampai 30 tahun atau lebih dapat diambil balsemnya. Pada permulaan bulan November / Desember batang dipukul-pukul(tanpa menge-lupaskan kulitnya pada sekeliling-nya dengan meninggalkan sisa yang utuh.)
Kulit yang dipukul-pukul itu akan retak atau digoreskan irisan–irisan padanya. Setelah 5 –6 hari, kulit yang rusak itu dibakar dan seminggu kemudian kulit itupun lepaslah/dikelupas. Dari kayunya keluar cairan ditampung dengan secarik kain yang ditutupkan pda luka jika kain sudah penuh dengan balsem lalu dicelupkan ke dalam air mendidih, balsam yang lebih berat akan mengendap dan dipisahkan.Aliran balsam yang kedua timbul 7 –10 hari kemudian, ini dikumpulkan seperti di atas. Setelah itu luka diserut dan keluarlah aliran balsam yang ketiga. Kulit yang rusak itu akan sembuh dalam jangka waktu 2 tahun setelah itu dapat diperlakukan seperti semula.

Ciri tanaman balsam

  • pohon tropis besar sampai tinggi 25 meter, dengan batang halus lurus, indah dedaunan dan bunga yang sangat harum.
  • Setiap bagian pohon mengandung jus reinous, termasuk buah berserat.
  • Balsam adalah produk patologis, yang diperoleh dari kayu yang terkoyak , setelah lapisan kulit diangkat.
  • Bunga berwarna putih dengan benang sari berwarna kuning, diproduksi ditandan.
  • Buah berbentuk polong dengan panjang 7-11 cm, 1 polong berisi 1 biji.

Kandungan Kimia
Bagian yang dapat digunakan untuk pengobatan adalah getah dari daun/kulit kayu balsem.

Kandungan senyawa : saponin, flavonoid, dan polifenol. Getahnya mengandung minyak terbang 50—65%, terutama benzyl-benzoat dan benzyl-cinnamate yang dapat menyebabkan alergi pada kulit. Efek farmakologis balsem, di antaranya antiseptik, expectorant, dan anti-catarrhal remmedy untuk empisema, bronkhitis, dan asthma bronchial. Selain itu, getah juga digunakan untuk mengobati serak dan diare.

Manfaat

  • merangsang jantung, meningkatkan tekanan darah, dan mengurangi sekresi mukosa; berguna untuk gangguan pernapasan seperti asma, batuk kronis dan bronkitis. Secara tradisional digunakan untuk nyeri rematik dan masalah kulit termasuk kudis, ruam popok, luka baring, prurigo, eksim, puting sakit dan luka; itu juga menghancurkan gatal acarus dan telur-telurnya.
  • Anti-inflamasi, antiseptik, balsamic, ekspektoran, parasiticide, stimulan; mempromosikan pertumbuhan sel-sel epitel.
  • Untuk estrak yang diolah secara modern : minyak atsiri resin bebas dihasilkan dari balsam mentah dengan Vakum tinggi distilasi kering. (Sebuah minyak kayu juga diproduksi oleh distilasi uap dari potongan kayu, yang dianggap berkualitas rendah. Sebuah balsam putih yang disebut ‘myroxocarpin’ terbuat dari buah, dan ekstrak yang disebut ‘balsamito’ dari buah muda.)

Mungkin Anda Menyukai