Tanaman Tapak Dara

Tidak ada komentar 73 views

Bunga Tapak Dara atau Tanaman Tapak Dara (Catharantus Roseus) merupakan tanaman Perdu kecil tahunan, berasal dari Amerika Tengah. Tumbuh baik mulai dari dataran rendah sampai ketinggian 800 meter di atas permukaan laut. Tumbuhan ini menyukai tempat-tempat yang terbuka, tetapi tak menutup kemungkinan bisa tumbuh di tempat yang agak terlindung pula. Habitus perdu tumbuh menyamping, Tinggi tanaman bisa mencapai 0,2-1 meter. Daunnya berbentuk bulat telur, berwarna hijau, tersusun menyirip berselingan. Panjang daun sekitar 2-6 cm, lebar 1-3 cm, dan tangkai daunnya sangat pendek. Batang dan daunnya mengandung lateks berwarna putih.

Bunganya aksial (muncul dari ketiak daun). Kelopak bunga kecil, berbentuk paku. Mahkota bunga berbentuk terompet, ujungnya melebar, berwarna putih, biru, merah jambu atau ungu tergantung kultivarnya. Buahnya berbentuk gilig (silinder), ujung lancip, berambut, panjang sekitar 1,5 – 2,5 cm, dan memiliki banyak biji.

Kandungan
Tanaman obat herbal ini memilki kandungan 70 jenis alkeloid yang terdapat pada bagian akar, batang, daun dan juga biji yang termasuk 28 bi-indole alkaloid. Alkaloid sendiri merupakan zat yang memiliki efek sebagai antikanker yang meliputi leurosine (VLR), vinblastine (VLB), vincristine (VCR), catharanthine, vincadioline, leurosidine, dan lochnerine. Selain itu, alkeloid juga berefek hipoglikemik (menurunkan kadar gula darah) adalah leurosine, catharantine, lochnerine, tetrahydroalstonine, vindoline dan vindolinine. Sedangkan komponen aktif vinblastine dan leurocristine (vincristine) merupakan jenis alkaloid yang terdapat pada bagian akar.

Selain itu, kandungan lainnya yang terdapat dalam daun tapak dara adalah serpentine, ajmalicine, reserpine, norharman, akuammine, vincamine, vinleurosin dan vinrosidin. Sehingga selain dapat mejadi pengobatan dan pencegahan kanker serta menjadi obat diabetes alami, manfaat daun tapak dara lainnya untuk mengobati berbagai macam penyakit sangatlah banyak diantaranya adalah dapat mengobati luka bakar, bisul, penyakit leukimia, anemia, mencegah pembelahan kelenjar, mengobati tumor pigmen, batu ginjal serta mengobati hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Manfaat
– Mempercepat Penyembuhan Luka
– Mengontrol tekanan darah
– mengontrol kadar gula darah
– Bersifat antipiretik ampuh menurunkan demam
– Bersifat diuretik yang membantu melancarkan saluran kemih
– Bersifat antikanker
– melancarkansirkulasi darah
– Sebagai penenang atau pencegah stress
– Bersifat antiracun
– Mengobati kencing batu
– Mengobati peradangan hati
– Sebagai obat herbal untuk malaria
– Melegakan pernafasan
– Menyembuhkan batuk dan sakit tenggorokan
– Mengatasi kurang darah
– Obat alami gondok
– Memepercepat penuaan bisul
– Meringankan gejala sariawan
– Mengobati muntaber
– Obat disentri
– Melancarkan BAB

Baca Juga Artikel Tentang :